Pengusaha Nahdliyin Harus Aktif Menulis di Media atau Sosmed

Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kabupaten Sumedang, Jujun Juhanda, menghimbau kepada anggotanya untuk aktif menulis di media massa sebagai wujud aktivitas dakwah dengan tulisan.

Menurutnya, cara dakwah itu terbagi tiga yaitu dakwah dengan lisan, dakwah dengan perilaku dan dakwah dengan tulisan.

“Setiap kita menulis di media, baik itu media cetak, online, atau media sosial, niatkan sedang dakwah bil qolam atau dakwah dengan tulisan,” ujar Jujun dalam kegiatan Pelatihan Kontributor Media di Himpunan Pengusaha Nahdliyin.

Oleh karena itu, ia berharap kepada semua peserta pelatihan kontributor media ini bisa muncul penulis yang konsisten. Jangan sampai hasil pelatihan ini tidak berbekas atau tidak ada tindak lanjutnya.

Peserta pelatihan harus mempunyai akun-akun media sosial dan media online pribadi dan organisasi. Akun-akun media tersebut nantinya bisa dijadikan sarana untuk dakwah dengan tulisan.

Ia mengatakan, materi dakwah yang ditulis harus yang sesuai dengan pemahaman-pemahaman Nahdlatul Ulama.

Jika ada beberapa tulisan dari golongan yang tidak sepaham dengan NU menyebar di masyarakat luas, maka harus menulis materi dakwah untuk meluruskannya sesuai ajaran Islam. (jannah/nsa)

Total 92 x dibaca, hari ini 1 x

Jolali, Share ya !