LD NU Akan Perkuat Dakwah Ekonomi dan Branding UKM

Ketua Divisi Usaha dan Pengembangan Ekonomi Umat Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU), K.H. Ahmad Nurul Huda (Ayah Enha), melaporkan beberapa program kegiatan selama kepengurusannya dalam kegiatan Rapat Kerja dan Evaluasi LD PBNU, pada tanggal 16-17 Januari 2021.

Dalam acara yang digelar dua hari di Hotel Graha Dinar Syariah Bogor itu, Ayah Enha menyampaikan bahwa baru satu program yang telah berhasil dilaksanakan oleh Divisi Usaha dan Pengembangan Ekonomi Umat, yaitu Seminar Dai Entrepreneur. Namun, beliau juga menjelaskan beberapa program lanjutan yang sedang direncanakan.

“Dari divisi usaha karena juga pembentukannya baru dan alhamdulilah sebab itu masih bisa melaksanakan satu-satunya kegiatan sebelum pandemi yaitu Seminar Dai Enterpreneur,” jelasnya.

Sebagai infromasi, kegiatan seminar Dai Entrepreneur berlangsung pada tanggal 20 November 2019, bertempat di kantor PBNU. Acara tesebut turut menghadirkan Prof. Dr. Dino Pati Jalal (Founder Waqara), Prasetya M. Brata (Leadership Transformation Coach), serta Yusuf Mansur (CEO Paytren).

Sedangkan untuk program yang sedang disiapkan, Ayah Enha menerangkan akan menyelesaikan satu program usaha yang sempat tertunda karena corona, bernama NU Frozen. Program usaha ini juga banyak dibantu oleh para alumni peserta Seminar Dai Enterpreuner. Di samping itu, Divisi Usaha dan Pengembangan Ekonomi Umat juga saat ini sedang aktif mendampingi sekaligus memberikan pelatihan kepada pengusaha-pengusaha UMKM

“NU Frozen itu sampai saat ini berjalan oleh beberapa alumni Seminar Dai EnteRpreneur. Jadi alumni dai entrepreneur masih berjalan sampai saat ini, tapi kemudian secara personal menghubungi kami untuk meminta dampingan,” ujarnya.

Selanjutnya, beliau menjelaskan beberapa program yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat, di antaranya, Ngaji Saham, Pelatihan Koperasi dan UMKM, Pelatihan Digital Marketing, serta Training Pembuatan Laporan Bisnis dan Branding UMKM.

“Insyaallah agenda dekatnya adalah ngaji saham. Ini adalah program yang terdekat, kemungkinan besar nanti di hari Rabu tanggal 27 Januari 2021 sudah akan langsung praktiknya,” jelasnya.

Semua program menurut Kiai Enha telah terhubung dengan beberapa dinas dan divisi terkait. Untuk program Training Pembuatan Laporan Bisnis dan Branding UMKM, beliau menyebutkan akan fokus kepada para pengusaha UMKM agar tetap bisa eksis di masa pandemi.

“Karena problem mereka rata-rata bukan soal produksi tetapi di soal pandemi. Nah itu kemudian yang menjadi konsentrasi kita divisi usaha. Tidak melakukan karya-karya secara keorganisasian tetapi terhubung lewat, apa, pelaksanaan bagaimana supaya mereka tetap eksis di era pandemi. Dan alhamdulilah sampai dengan saat ini lebih kurang 700 produk dari sekitar 200 perusahaan online, 700 produk yang sudah dihimpun kita,” jelasnya.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Jamiyyah Ruqyah Aswaja an-Nahdliyah (JRA) dan Jamiyyah Ismul Haq Nahdlatul Ulama (Jihnu). tersebut, Kiai Enha juga menerangkan bahwa telah berhasil mengakomodir dan mengembangkan beberapa produk karya anak bangsa yang sebelumnya telah dihimpun.

“Di kantor PBNU, seandainya ada sektor yang di bawah itu juga ada NU counter. Seperti yang sudah ada, minimarket, sebelahnya ada cafe, tetapi kami punya ratusan produk karya anak bangsa dan itu punya orang-orang NU yang belum terakomodir. Nah kemarin kami sempat sampaikan boleh nggak LD dalam hal ini ada HPN dan P2N. Alhamdulillah lewat kegiatan kemarin kami bisa mengembangkan,” ujarnya.

Di akhir, Kiai Enha menyampaikan rencana untuk menyelenggarakan umroh bersama pengurus LD PBNU pada tanggal 14 Maret 2021. (Jannah/dakwahnu.id)

Total 393 x dibaca, hari ini 1 x

Jolali, Share ya !